Wisata Religi Makam Adipati Loano Terahir - R. gagak Handoko

 

 


Assalamualaikaum wr.wb

Para pemirsa yang di rahmati oleh Alloh, pada kesempatan kali ini, kami dari kampung aswaja berkesempatan untuk zirah ke makam salah satu senopati pangeran diponegoro yang ada di kabupaten Purworejo yaitu R. Gagak Handoko .



makam R. Gagak Handoko  berada di puncak Gunung Damar, tepatnya di dukuh Cueran Lor, desa Loano, Kec. Loano, Kabupaten Purworejo, Prov. Jawa Tengah

untuk menuju ke makam beliau, dari jalan utama magelang - purworejo, ambil kanan di pertigaan polsek loano melalui jalan SMAN 5 Purworejo. Kemudian setelah sampai pada pertigaan masjid Sunan Geseng, ambil kiri dan lurus sampai ketemu beberapa petunjut arah menuju makam.

Komplek makam gunung damar ini baru saja di resmikan pada tanggal 17 maret tahun 2023. area utama yang tersentuh pembangunan   adalah betonisasi jalan menuju makam dan pembuatan tangga /undakan 84 buah yang tinggi sehingga kelihatan megah dan nyaman untuk para peziarah. di komplek makam ini juga terdapat makam adipati pendahulunya yaitu adipate Anden beserta istrinya. Selain itu ada juga situs sejarah yang perlu di junjungi di bwah komplek makam ini yaitu Situs Selo Gilang.

Pada area makam R. Gagak handoko, Terdapat beberapa bagian yaitu bagian halaman, bagian teras dan ruang utama. Dari bagian halaman menuju teras dibuat jalan menggunakan tatanan batu, sementara Teras dan ruang utama dibatasi pagar beton dengan pintu gerbang jenis sayap kupu-kupu.

Di halaman paling luar terdapat makam kerabat Gagak handoko. Sementara Bagian teras terdapat makam kerabat gagak Handoko tanpa jirat dan hanya memakai nisan kayu. Untuk Ruang utama lebih tinggi dari ruang teras dan terdapat makam R. Gagak Handoko beserta istri. kedua makam ini dinaungi cungkup tanpa dinding ditopang oleh 4 buah soko.

Dibagian teras, terdapat 2 patung burung gagak yang bertengger di atas prasasti bertuliskan “ Pasarean Gagak Handoko Loano”

Dilangsir dari  dinas pariwisata Purworejo dalam babat tanah loano, Gagak Handoko merupakan Adipati Loano paling akhir pada masa kerajaan majapahit hingga kesultanan mataram. Pada waktu itu loano masih Bernama Kadipaten Singgelo . Para pendahulunya yaitu Kyai Ageng Bethoro Loano, Anden Loano I, Anden Loano II, Kanjeng Gusti Lowano,
Tumenggung Gagak Pranolo I,
Tumenggung Gagak Pranolo II,
Tumenggung Gagak Pranolo III,
Tumenggung Gagak Kumitir I,
Tumenggung Gagak Kumitir II
dan terahir R.Ngabehi Gagak Handoko.

Gelar Adipati adalah sebuah gelar kebangsawanan untuk orang yang menjabat sebagai kepala wilayah yang tunduk dalam struktur pemerintahan kerajaan di Nusantara dan menduduki Wilayah yang diberi nama Kadipaten. Adipati sendiri dianggap memiliki kekuasaan lebih tinggi daripada bupati karena Suatu kadipaten dapat memiliki beberapa kabupaten.

Gagak Handoko juga merupakan senopati Pangeran Diponegoro pada masa Perang diponegoro di kawasan Bukit Menoreh dan Loano.

Keberadaan Gagak Handoko berkaitan erat dengan dengan sejarah berdirinya Kabupate Purworejo. Beliau wafat pada tahun 1836 masehi


Nah demikianlah sekelumit kisah mengenai R. Gagak Handoko. semoga kita termasuk orang yang selalu nguri-uri kebudayaan jawi, kanti tansah setiti lan ngati ati.

JASMERAH

 

wallohualam bisowab.

 Wassalamualaikum wr.wb

 

 

 

Komentar